Gunungsitoli (Humas) – RRI Kota Gunungsitoli bersama KPU Kota Gunungsitoli menggelar Dialog khusus sekaligus Sosialisasi Pemilu dalam Program Gerakan Cerdas Memilih di Aula MAN Kota Gunungsitoli, Selasa, (22/08/23).

Narasumber Dialog khusus adalah Kepala Kesbangpol, Alfian Temali Harefa, SE., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Gunungsitoli,Sulaiman Rifail Harahap, SH., Komisioner KPU Kota Gunungsitoli Juliman Berkat Harefa, SH., Kepala RRI Kota Gunungsitoli, Ir. Abdul Gafar Zakaria., dan Kepala MAN Kota Gunungsitoli, Arenibi Maruhawa, M.Pd.

Menurut Juliman Berkat Harefa (Komisioner KPU) terdapat 92.944 pemilih tetap Kota Gunungsitoli, dan 60% diantaranya merupakan pemilih pemula yang akan menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang. sehingga KPU dan Bawaslu merasa perlu untuk menggelar Dialog Khusus bersama para pemilih pemula, khususnya siswa-siswi MAN Kota Gunungsitoli.

Hal senada ditegaskan oleh Alfian Harefa (Kepala Kesbangpol Kota Gunungsitoli) Bahwa sebagian siswa sebagai pemilih pemula harus memiliki cara berpikir yang berkualitas, sehingga cerdas dalam memilih pada 14 Februari nantinya.

Syarat pemilih pada Pemilu mendatang yakni berusia minimal 17 Tahun pada saat pemilu berlangsungnya, atau yang belum menginjak 17 Tahun namun sudah menikah (disertai dengan surat keterangan telah menikah).

“Siswa-siswi MAN Kota Gunungsitoli sebagai peserta Dialog Khusus program Gerakan Cerdas Memilih hari ini, dapat dipastikan tidak ada yang Golput,” tegas Arenibi Maruhawa, M.Pd. selaku Kepala MAN Kota Gunungsitoli.

Para pemilih akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota pada pesta rakyat nantinya. Para pemilih pemula diharapkan menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan rasional. Ingat! Jangan sia-siakan 5 Menit untuk 5 Tahun Mendatang! Masa depan bangsa berada di tangan kita!

Bagikan Ke:

Facebook
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *